Posts

Dear mom

Mak, apa kabarmu disana? Ah, ini adalah pertanyaan yang tidak bisa kuucapkan lagi. Selamanya. Surat ini sengaja aku tulis ketika peringatan hari ibu sudah lewat karena kupikir aku akan lebih bisa mengendalikan emosiku. Tapi kenyataannya aku tetap saja tak kuasa menahan air mataku. Sambil menulis surat ini, air mataku tak henti-hentinya jatuh ke pipiku. Semua kenangan di masa lalu yang pernah kita alami bersama terus melintas dalam pikiranku. Ketika memori yang indah singgah dalam pikiranku, aku jadi tersenyum mengingat masa itu sekaligus menangis terharu karena masa itu tidak bisa lagi terulang. Ketika memori yang menyedihkan singgah dalam pikiranku, aku makin tak dapat membendung air mataku. Banyak penyesalan dalam hidupku. Aku belum sempat menyampaikan permintaan maafku atas semua sikap pemberontakanku waktu aku masih remaja. Aku juga belum sempat mengucapkan terima kasih untuk semua hal yang sudah kuterima mulai dari aku lahir, sekolah, kuliah, bahkan ketika aku sudah kerja. A...

Seputar Donor Darah

Image
Seorang teman mengajakku untuk ikut aksi donor darah di PMI Pusat Jakarta. Awalnya aku ragu-ragu, soalnya selama 3 dekade menghirup nafas di planet bumi ini belum pernah sekalipun aku menyumbangkan darahku kepada orang lain. Banyak hal yang membuatku ragu untuk melakukan donor darah. Apa yang harus kulakukan sebelum darahku diambil? Kondisi fisikku harus dalam keadaan bagaimana? Setelah darah diambil, apa efek yang akan terjadi pada tubuhku? Pokoknya seputar hal-hal tersebut yang membuatku ragu. Jujur, aku memang kurang pengetahuan sehubungan dengan donor darah. Lalu aku mencari informasinya di internet dan sekarang aku ingin membagikannya lagi (sekaligus untuk informasi bagi diri sendiri). Sumber: http://mechfair.sv.ugm.ac.id Manfaat donor darah: Darah yang didonorkan bisa menyelamatkan hidup orang lain Menjaga kesehatan jantung (terutama untuk pria) Darah mengandung zat besi. Tingginya kadar zat besi dalam tubuh bisa membuat seseorang rentan terhadap penyakit jantung dan/at...

Perawatan Tubuh Dengan Produk Alami

Selain mencoba konsisten menerapkan pola hidup sehat, aku juga sedang tergila-gila untuk merawat tubuhku dengan produk-produk alami. Minyak zaitun Baru-baru ini, aku mulai memanfaatkan minyak zaitun. Minyak zaitun ada beberapa jenis. Nah, jenis yang kupakai ke wajah adalah yang perasan pertama yang sering disebut dengan istilah  extra virgin olive oil  (EVOO). Minyak zaitun jenis EVOO ini biasanya dipakai untuk dressing salad dan bukan jenis minyak yang dapat dijadikan minyak goreng (memang ada jenis minyak zaitun yang bisa dipakai untuk menggoreng). EVOO yang aku gunakan untuk sehari-hari itu adalah: Membersihkan make-up . Jadi, kalau orang lain pakai milk cleanser atau jenis kosmetik yang lain, maka aku pakai minyak zaitun. Minyak zaitun bisa meluruhkan aplikasi make-up di wajah kita. Yang biasanya kalau mau tidur, aku masih melihat ada sisa-sisa eye-shadow atau mascara , sekarang berkat minyak zaitun, mukaku benar-benar bersih dari make-up . Setelah muka bersih dan...

Pola Hidup Sehat

Akhir-akhir ini, aku tergila-gila untuk menerapkan pola hidup sehat. Aku merasakan manfaat dari kebiasaan baruku ini makanya aku jadi ketagihan (hehe). Minum perasan air lemon setiap pagi Sudah menjadi kebiasaan selama 6 bulan terakhir, menjelang malam, aku mengiris lemon dan memerasnya ke dalam segelas air minum. Keesokan paginya setelah bangun, aku meminum air lemon tersebut. Khasiat yang kurasakan: Pada minggu-minggu pertama, aku merasa tubuhku agak berbeda. Aku merasa lebih sehat dan segar. Segarnya dari dalam, bukan karena cuaca. Kalau sekarang, mungkin karena sudah 6 bulan, aku merasa biasa saja. Dulu, aku paling sering mengeluh sakit entah itu kurang darah, tidak enak badan, lelah, kurang bergairah, dll. Tapi selama 6 bulan terakhir, seingatku aku tidak pernah mengeluh sakit apapun selain malas (ups). Penyakit maag tidak pernah lagi kambuh. Serius. Biasanya kalau telat sedikit saja dari jadwal makan, biasanya maagku sering kambuh dan menyakitkan. Rutin olahraga Beberapa ...

Pemulihan Fobia Dengan Hipnoterapi

Sebulan lalu aku pergi ke sebuah klinik hipnoterapi. Sudah setahun aku merasa takut melihat toilet, lemari, kolong meja, tempat-tempat yang gelap, tempat-tempat yang sempit. Istilah untuk perasaan takut tersebut adalah klastrofobia. Aku memang berniat untuk pergi ke seorang terapi karena aku sudah tidak tahan dengan rasa takut yang ada di kepalaku. Banyak sekali kesempatan yang sudah terlewatkan gara-gara rasa takut itu. Aku ingin memperbaiki dan memperbaharui jalan hidupku tanpa ada rasa takut. Di ruangan sang terapis, aku disuruh menceritakan apa yang kutakutkan sebenarnya. Aku menceritakan apa yang terjadi setahun yang lalu. Tiba-tiba aku menangis, terapis bertanya kenapa aku menangis. Aku sangat menyesal bisa mengenal orang-orang yang sudah membuatku begini. Tahun lalu, aku sangat kelelahan melakukan 2 pekerjaan sekaligus. Siang hari aku jadi pegawai kantor. Setelah jam kerja selesai, aku harus berlari mengejar kereta supaya bisa tiba sebelum kelas dimulai. Perjalanan Jakarta - D...

Liburan Lebaran di Kepulauan Seribu (2)

Image
Terakhir aku menikmati suasana laut itu tahun 2012 -- tiga tahun yang lalu -- makanya aku senang sekali karena Lebaran 2015 kami akan pergi ke Kepulauan Seribu tepatnya Pulau Harapan. Kami memutuskan P. Harapan (sebenarnya bukan kami tapi aku yang memutuskan dan teman-temanku mengikuti pilihanku hehe) karena dari gambar-gambar yang di internet, P. Harapan lebih indah. Oh ya, aku akan pergi bersama kedua sahabatku, Lili dan Mawar (bukan nama sebenarnya). Kami memutuskan untuk berangkat dari Depok menuju Muara Angke. Kami sudah berteman dari tahun 2002 -- udah 13 tahun -- namun karena kami harus berangkat subuh kami berusaha untuk menahan diri kami untuk tidak berbincang-bincang. Nanti di pulau saja, kami menceritakan semua hal yang ingin kami ceritakan. Jadi sebaiknya kami tidur saja, biar tidak kebablasan besok subuh. Setiap orang sudah pasang alarm pukul 4 dan tepat pukul 4 semua alarm pun berbunyi, namun tidak ada seorang pun yang mau bergerak bangun. Ketika melihat jam dan terny...

Liburan Lebaran di Kepulauan Seribu (1)

Cerita ini dimulai sahabatku sebut saja namanya Lili mengajak untuk liburan keluar kota pas Lebaran. Jujur, sebenarnya aku paling tidak suka jalan-jalan pada saat hari libur. Kenapa? Karena tempat wisata entah dimana pun itu pasti ramai dan aku paling tidak menyukai tempat-tempat yang terlalu ramai. Selain itu, helowwww... namanya Lebaran pasti macet dimana-mana. Siapa yang mau ikut terjebak dalam kemacetan?! Setelah berdiskusi beberapa kali, akhirnya kami memutuskan liburan ke Kepulauan Seribu saja. Alasannya, pertama, Kepulauan Seribu bukan tempat pulang kampung bagi yang berlebaran. Kedua, dekat dengan Jakarta jadi tidak butuh biaya yang besar untuk masalah perongkosan. Di sela-sela kesibukan kerja, aku mencoba google pulau yang ok bingits untuk tempat liburan. Setelah membaca berbagai sumber, ada dua pulau yang sepertinya sangat direkomendasikan, yaitu pulau Pari dan Harapan. Kemudian, pilihan kami jatuh pada pulau Harapan. Yeyyyy.... Ok, kami sudah memutuskan untuk berlibur...