Posts

Keliling Indonesia: perjalanan yang tak terlupakan

Ada yang pernah bilang begini seringkali orang tidak bisa melupakan kenangan yang indah dalam hidupnya. Yup, aku setuju sekali. Walaupun sudah 2 tahun berlalu, rasa-rasanya seperti baru 2 hari yang lalu kejadiannya. Kangen... seringkali aku merindukan momen-momen selama perjalanan tersebut. Masih ada keinginan untuk melakukan perjalanan semacam itu lagi. Tapi entah kapan kesempatan itu akan datang lagi. Waktu itu, aku begitu senangnya bahwa akhirnya impian masa kecilku menjadi kenyataan. Aku sangat bersyukur pada langit karena memang tidak pernah terbayang dalam pikiranku hal itu akan benar-benar jadi kenyataan. Aku terus bergerak mengikuti irama. Aku hanya mengikuti kata hatiku. Hal-hal yang pernah terlintas dalam benakku sejak aku masih kecil menjadi kenyataan satu per satu. Oh Tuhan, terima kasih. Terima kasih. Rasa syukur membuncah di dalam dada ini. Ketika aku pulang ke Jakarta, aku semakin menyadari bahwa perjalanan tersebut bukan hanya sekedar mewujudkan impian masa keci...

Bali lagi Bali lagi

Image
Pulau Bali Tahun 2008, aku merencanakan liburan bersama sahabat-sahabatku di Bali. Kami sudah beli tiket dan rencana sudah matang. Lalu kemudian kehidupan mengujiku, aku mengambil keputusan yang salah untuk mengundurkan diri dari tempatku bekerja dan mencoba menjadi agen asuransi. Di satu sisi, aku memang sedang bosan dengan pekerjaanku. Di sisi lain, upline-ku di asuransi selalu memberikan janji yang muluk-muluk dan aku begitu bodohnya mempercayai apa yang mereka katakan. Singkat cerita aku gagal menjadi agen asuransi lalu menganggur selama enam bulan. Aku tidak punya sumber penghasilan, sementara biaya hidup terus keluar. Akhirnya uangku benar-benar habis sehingga aku tidak bisa ikut berlibur ke Bali bersama sahabat-sahabatku. Lalu ada teman yang ingin membeli tiketku dengan potongan harga 3/4. Mau tidak mau, aku mengiklaskannya, toh aku juga tidak akan menggunakan tiket tersebut. Di tahun 2011, ini keempat kalinya aku ke Bali. Kedatanganku ke Bali kali ini adalah dalam rangk...

Resolusi Tahun 2014

Image
sumber: us.123rf.com Aku berhenti membuat resolusi pada tahun 2008. Terlalu banyak hal yang menyakitkan terjadi dan semuanya itu berawal dari resolusi yang kubuat pada tanggal 31 Desember 2007. Sejak saat itu, sekiranya aku membuat resolusi pun hanya ada satu hal yang benar-benar aku inginkan yaitu badai-badai pencobaan tidak lagi mengusikku dan mengizinkanku hidup dengan tenang. Sebentar lagi kita akan memasuki tahun 2014. Pengalaman hidup 6 tahun terakhir telah membuatku menjadi manusia yang lebih tegar dan pelajaran yang kupetik adalah bahwa hidup akan terasa lebih mudah dijalani ketika kita mempunyai tujuan hidup yang jelas. Makanya sekarang aku memberanikan diri lagi untuk membuat resolusi tahun baru. Pertama-tama adalah menentukan prioritas hidup. Kalau di tahun 2012, satu-satunya hal yang kuinginkan adalah mewujudkan impian masa kecilku yaitu memuaskan hasrat berpetualang dan mengembara ke tempat-tempat baru. Lalu di sepanjang tahun 2013 ini, aku mencurahkan hampir selur...

Selamat Natal 2013

Image
sumber foto: truefunny.com Aku merindukan pria tua itu. Beliau adalah ayah angkatku, seorang pak haji yang sudah menjabat sebagai kepala desa lebih dari 20 tahun. Di hari pertama aku menginap, beliau bertanya aku darimana, agama apa, dan apa tujuanku di desa mereka. Kujawab aku dari Jakarta, Kristen, dan sedang berlibur. Lalu aku minta izin untuk tinggal di desa mereka sampai jadwal kapal minggu depan. Di hari kedua, beliau memanggilku anak. Kata beliau, "Kamu sudah seperti anak kandung di rumah ini." Sebagai seorang gadis cantik (uhuk...) aku cepat terkenal di desa. Dan aku diajak para ranger untuk main di taman nasional. Keesokan paginya ketika aku pergi main ke kawasan taman nasional, pak haji menelpon kepala taman nasional bahwa anak gadisnya sedang main disana dan jangan sampai komodo menggigit anaknya tersebut. Anak gadisnya itu tidak boleh terluka dan harus diantar pulang dengan selamat. Terakhir ketika aku mengetahui hal ini, pantaslah selama disana aku dikas...

Istirahat nulis dulu

Ah, sudah lama sekali aku tidak menulis. Kerja sambil kuliah benar-benar menguras habis waktu dan tenagaku. Benar-benar kangen ingin nulis lagi. Ingin mengeluarkan isi kepala ini. Kuliah tinggal 3 minggu lagi setelah itu libur 7 minggu. Jadi aku punya waktu menulis lagi. Pengen nulis lagi....

19) Kuliner di Siantar

Image
Salah satu kuliner terbaik di Siantar adalah mie pangsit. Ya, Siantar adalah surganya mie pangsit. Saking terkenalnya bahkan di Jakarta aku pernah melihat beberapa tempat makan dengan nama Bakmi Siantar. Bedanya, rumah makan Bakmi Siantar yang ada di Jakarta mengandung babi, sementara rumah makan di Siantar belum tentu ada babinya. Supaya lebih yakin sebaiknya ditanyakan dulu kepada pemiliknya sebelum dimakan. Malam pertama aku di Siantar, aku diajak ibu temanku makan mie pangsit di dekat Pasar Parluasan. Rasanya top markotop seperti kata Pak Bondan (hehe). Ketika aku menghirup udara malam, aku jadi terkenang masa lalu. Aku benar-benar merindukan kota kecil ini. Disinilah aku melewatkan masa kecilku. Keesokan harinya, aku jalan-jalan keliling kota, mengenang kembali kehidupanku di masa lalu. Dan salah satu misi utamaku adalah mencicipi salah satu mie pangsit di daerah Simpang Empat. Simpang Empat sangat terkenal di kalangan para pecinta mie pangsit. Hmmm, enak sekali. Mie Pan...

18) Home sweet home

Image
Ilustrasi (sumber foto: powersincdvrestoration.wordpress.com) Pagi itu, aku bangun dengan mata sembab karena tadi malam aku memang tidak bisa tidur nyenyak. Setelah lampu mati, baru aku bisa melanjutkan tidurku. Aku telah memesan mobil travel untuk jam 9 nanti dan aku masih punya waktu beberapa jam. Aku menelpon Helbin dan mengatakan bahwa pagi ini aku akan berangkat. Tak sampai 5 menit dia sudah tiba di penginapan. Dia minta maaf padaku atas kejadian kemarin. Aku bilang aku sudah tidak kesal lagi. Tapi kemarin aku memang benar-benar marah karena dia tidak menepati janjinya. Namun demikian, aku sudah melupakan kejadian kemarin. Kata-kataku barusan tidak lantas membuat Helbin lega, raut mukanya masih tampak merasa bersalah. Aku menitip pesan kepada Helbin untuk menyampaikan salamku kepada Bernardo. Dia masih tidur. Tumben. Biasanya jam 6 dia sudah bangun. Sekarang sudah jam 8 dia masih tidur dan aku tidak ingin membangunkannya. Kalau Rikardo sudah berangkat ke bandara tadi jam 5 d...