Posts

Persiapan untuk keliling Indonesia

Image
Sepertinya salah satu dari 30 hal yang ingin aku lakukan sebelum umur 30 yaitu #2. Keliling Indonesia akan menjadi kenyataan. Aku sudah beli tiket pesawat ke Tarakan untuk tanggal 27 Maret besok. Rencana 2012 Selama 4 minggu aku akan melakukan petualanganku di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Setelah itu, Jawa Timur, Jogja, dan Karimunjawa. Hmmm... sepertinya bukan hanya satu impianku yang akan terwujud, tapi ada beberapa *wrinkle*. Setelah melalui pemikiran yang sangat-sangat panjang dan doa-doa untuk minta petunjuk Yang Maha Kuasa apakah Dia berkenan akan rencanaku ini, akhirnya aku pun sampai pada satu titik memutuskan bahwa aku akan mewujudkannya dalam waktu dekat ini. Persiapan yang aku lakukan tidak banyak. Aku posting mengenai itenariku di beberapa forum dan berharap dapat teman jalan. Aku juga google info-info mengenai tempat-tempat yang akan aku tuju terutama mengenai transportasi. Mungkin ini adalah sebuah ide gila (lagi) yang akan aku lakukan. Aku kelu...

Setahun setelah sebuah perjalanan

Tanggal 15 Februari 2011 adalah hari dimana aku melakukan hal paling gila di dalam hidupku. Aku pergi seorang diri ke tempat antah berantah. Untuk pertama kalinya. Di dalam mimpi pun, aku tidak pernah membayangkan bahwa perjalanan itu benar-benar terjadi dalam hidupku. Sekarang aku sangat bersyukur (sangat-sangat bersyukur) dengan apa yang telah terjadi. Apa yang telah kualami. Mungkin kalau perjalanan ini tidak pernah terjadi, aku akan tetap jadi orang yang selalu bersedih sepanjang hidupku. Perjalanan ini menjadi sebuah perjalanan spiritual bagiku. Dalam perenungan hidupku, dalam pencarian jati diriku, banyak hal yang aku pelajari, banyak hal yang aku dapatkan. Rasa sedih maupun rasa bahagia adalah suatu kejadian yang akan berlangsung untuk sementara waktu. Tidak selamanya kita akan bersedih, sama halnya tidak selamanya kita akan merasa bahagia. Di awal-awal kepergian ibuku, sakit sekali rasanya. Hari-hari yang kujalani terasa berat sekali. Seiring waktu, ketika rasa sakit di...

Traveling mengubah hidupku

Aku ga ingat persis kapan tepatnya aku mulai traveling . Sejak kecil, aku sering berlibur bersama keluarga dan ikut darmawisata sekolah. Tapi, aku yang benar-benar jatuh cinta ama traveling ketika pertama kali melakukan solo traveling di Lombok dan Bali di awal tahun 2011. Ada beberapa alasan orang untuk melakukan traveling adalah: Dipengaruhi oleh teman-temannya, blog-blog, buku, atau acara TV. Baru lulus kuliah. Kalau yang ini lebih cenderung di kalangan bule. Di Indonesia kalau baru lulus kuliah biasanya langsung buru-buru cari kerja. Ikut organisasi pecinta alam. Jika ikut organisasi semacam ini tentulah aktivitasnya ga jauh-jauh dari kegiatan jalan-jalan. Sering dinas keluar kota atau keluar negeri. Ingin melakukan perubahan dalam hidup. Yang ini menjadi alasan sebagian orang yang pada akhirnya menjadi seorang traveler yang mencari nilai-nilai spiritual dari perjalanannya tersebut. Sudah menjadi kebutuhan hidup. Ketagihan dan tidak tahu bagaimana caranya atau mungkin...

Happy New Year 2012

Sekarang adalah hari pertama di tahun 2012.  Aku sangat bersyukur dengan apa yang telah aku lewati selama tahun 2011. Banyak sekali hal yang aku syukuri. Di tahun 2011, aku mengalami banyak sekali petualangan yang tidak pernah terbayangkan olehku bahkan tidak pernah terpikirkan olehku benar-benar terjadi dalam hidupku. Aku pergi ke tempat-tempat baru, mengalami hal-hal baru, ketemu orang-orang baru. Ah... sangat menyenangkan dan bikin ketagihan. Aku melakukan 3 kali solo traveling di Lombok, Bali, dan Sumatra Utara. Aku belajar surfing di Sorake, Nias. Aku belajar diving di Pulau Sepa, Kepulauan Seribu. Traveling , surfing , dan diving . Aku benar-benar mencintai ketiga aktivitas ini dan ingin melakukannya lagi dan lagi. Semua pengalaman ini mengajariku bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dalam hidup ini. Apapun impian kita pasti bisa terjadi. Rahasia supaya impian kita bisa benar-benar terjadi adalah miliki keteguhan hati, kepercayaan diri, tentukan tanggalnya, berdoa, ...

Dunia tanpa suara

Image
sumber gambar: internet Ada sebuah pepatah yang mengatakan ' silent is golden '. Awalnya aku tidak mengerti makna dari pepatah tersebut. Setelah aku belajar menikmati keheningan, aku pun mulai setuju dengan pepatah tersebut. Aku mencari tahu siapa diriku, sosok seperti apa yang kuinginkan tercipta dalam diriku, apa makna hidupku, serta bagaimana aku ingin menjalani hidupku ke depannya. Aku menemukan jawabannya di dalam keheningan. Dan aku pun jatuh cinta pada keheningan, walaupun pada dasarnya aku adalah manusia tipe terbuka alias ekstrover. Sebagai masyarakat Indonesia yang berdomisili di Jakarta, keheningan adalah sesuatu yang mustahil. Aku harus bayar mahal untuk mendapatkannya yaitu dengan pergi berlibur ke luar kota. Ketika aku liburan, aku hanya ingin "menghilang" sejenak dari hidupku. Aku hanya ingin menikmati dunia tanpa beban. Aku ingin melupakan hari kemarin. Aku ingin seperti anak kecil yang menjalani hari-hari tanpa tujuan, hanya bermain dan ...

Weekend di pulau Sepa

Image
Sebelumnya aku sudah diinfo oleh mas Yeyen untuk tiba di pelabuhan Marina Ancol pukul 7:30 WIB dan keberangkatan kapal pukul 8:00. Namun aku salah memperhitungkan waktu, tadinya aku kira dari Pancoran ke Ancol bisa ditempuh dalam waktu 1 jam, ternyata aku lupa di hari sabtu Jakarta bisa macet juga. Mas Saca berulang kali sms dan telpon menanyakan posisiku. Aku tiba di dermaga #19 pukul 8:05. Fiuhhh, untunglah mereka masih menungguku. Aku agak malu sih, keberangkatan jadi tidak on-time gara-gara aku terlambat. Aku hanya bisa berucap, "Maaf ya, maaf ya." Setelah duduk manis di dalam kapal, aku langsung pasang musik dan tidak lama kemudian aku pun tertidur. Hari itu, laut Jawa lumayan berombak dan beberapa kali aku terbangun ketika kapal terguncang keras karena melawan ombak. Sekitar 100 menit kemudian, kapal kami pun tiba di pulau Sepa. Kami disambut dengan iringan musik Bali. Di sela-sela pikiranku yang belum sepenuhnya terbangun, aku sempat bertanya-tanya apakah kami m...

Jalan-jalan malam di kota Jogja

 Kami sudah tidak sabar menikmati malam terakhir kami di kota pelajar ini. Setelah selesai mandi dan berdandan, sekarang saatnya makan malam. Kali ini kami tidak akan makan di warung lesehan yang ada di jalan Malioboro lagi karena harganya di luar budget kami. Muahalll. Setelah selesai makan malam, kami pun ingin menikmati udara malam di Malioboro. Dasar perempuan, kami tergiur untuk membeli batik yang kami lihat di sepanjang jalan Malioboro. Lalu kami masing-masing beli batik yang polanya sama, hanya beda warna. Dan pada saat itu juga, tiba-tiba kami bertiga punya ide gila yaitu kami memakai batik yang barusan kami beli untuk keliling kota Jogja. Seorang temanku yang memang orang Jogja pernah menyarankan jika ingin belanja batik sebaiknya di pasar Beringharjo, dekat dengan Malioboro. Tapi karena sekarang udah malam, pasar Beringharjo pastinya sudah tutup. Dan lagi kami sudah cukup puas dengan batik yang barusan kami beli dari pinggir jalan Malioboro. Setelah puas berwisata b...